idishop online store

Join Now Payout Via LibertyReserve

Penipuan…

Saturday, January 31, 2009 7:21
Posted in category Tips, activity

Modus ini sudah lama terjadi, untungnya kita tidak terlalu bodoh untuk dibodohi, berikut cerita yang melibatkan saya sendiri sebagai orang ke-3 :

Pada hari sabtu 31 Januari 2009 teman saya mendapatkan telephone kemudian telephone yang menggunakan no selular simpati itu dia angkat. Setelah dia selesai menelphone saya pun bertanya “ada apa?” dia pun menjawab dengan jujur “ini ada yang nelp, katanya aku dapat hadiah undian dari telkomsel”, saya pun langsung menyarankan dia untuk hati-hati, namun tidak juga menyuruh dia untuk menghentikannya agar tidak menggubris “si penelphone”. Teman saya akhirnya mengikuti apa yang di perintahkan sama si penelphone tadi untuk pergi ke ATM, saya pun tidak mau dia sampe terjebak, akan tetapi saya hanya bisa memberikan saran agar dia jangan sampai tertipu.

Setelah sampai ke ATM, teman saya langsung menghubungi orang yang dimaksud (sebut saja oknum), tapi entahlah saya tidak mendengarkan apa yang mereka bicarakan, sampai akhirnya dia memasukkan kartu ATM nya. Oknum itu menyuruh  memasukkan PIN dan kemudian check saldo, saldo yang berada di Rekening dia di beritahukan kepada oknum. Setelah itu teman saya melakukan transaksi kembali, saya yang berada dibelakang teman saya hanya bisa memperhatikan, tapi kaget juga saat dia akan mentransfer sejumlah uang “wah ini penipuan..” pikir saya. Tak banyak bicara saya pun menghentikan transaksi itu dengan menekan tombol Cancel, kemudian saya pergi keluar ATM dengan membawa ATM Card, teman saya masih melakukan komunikasi dia juga sempat curiga “kok saya yang dapat hadiah tapi saya yang harus transfer?” itu yang saya dengar dari percakapan teman saya. Namun setelah beberapa saat dia mengambil kartu ATM-nya dan masuk kembali ke ruang ATM ” loh kok masuk lagi, mau ngapain lagi?” pikir saya. Dan apa yang terjadi,,dia pun melakukan transaksi seperti apa yang dilakukan sebelumnya “transfer lagi!!” huh saya sudah emosi di situ, namun teman saya memberi isyarat kepada saya untuk tetap tenang dengan gerak tangannya. Dan dia berpura-pura sudah mentransfer uang sesuai dengan oknum minta Rp 999.999,- (untunglah teman saya tidak terpancing) dan akhirnya dia menginstruksikan agar menghancurkan tanda bukti transfer. Dan oknum itu pun sibuk sekali, bertanya tentang ciri-ciri kertas bukti transfer di ATM (mungkin dia (oknum) meyakinkan jika uang sudah di transfer ke rekeningnya). Yah akhirnya kita pulang, dengan beberapa kali oknum itu menelphone dan menanyakan apakah benar sudah melakukan transfer. Tapi tidak di tanggapi oleh teman saya, dan teman saya mengancam “jika menghubungi saya lagi akan di laporkan pada polisi”.

Mungkin ini cerita yang clasic yang sering terjadi, namun saya sempat kaget juga,,sempat saya melihat nama oknum pada nomer rekening tujuan transfer “Ha*** SH” tapi saya lupa tidak mencatat no rekeningnya. Anda bayangkan “SH”, yang bisa berarti gelar Sarjana Hukum (pikir saya), apakah benar?

Hati-hati saja terhadap modus seperti ini, ada beberapa tips untuk mengurangi resiko penipuan :

  1. Jangan memberikan informasi lebih, jika memang hadiah mau di transfer sudah berikan saja no rekening itu sudah cukup, jangan berikan informasi yang lain lagi
  2. Anda harus jeli, jika hanya informasi anda sebagai pemenang melalui pembicaraan telephone saja itu tidak cukup,  cara tersebut digunakan oleh para oknum untuk mengurangi resiko mereka dalam beraksi “apakah suara telp bisa jadi bukti?” mungkin itu pertanyaan sederhana saya, kecuali jika salah satu telp nya sudah di sadap
  3. Anda jangan mau melakukan transfer ke pihak manapun. Saya yakin jika anda pintar anda bisa berbohong sedikit demi keamanan anda “Maaf saya tidak punya saldo direkening saya”
  4. Pastikan konfirmasi kepada pihak resmi pihak penyelenggara (Galeri Indosat, gerai telkomsel,etc)
You can leave a response, or trackback from your own site.
Tags:

Leave a Reply